JURNAL CAPITAL : Kebijakan Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital
<p>Jurnal CAPITAL adalah sebuah jurnal ilmiah yang dapat diakses secara terbuka untuk para akademisi, peneliti, mahasiswa, dosen dan praktisi frofesional yang diterbitkan oleh STIE Semarang. Jurnal CAPITAL merupakan publikasi berkala (dua kali setahun, terbit pada bulan Juli dan Desember) dengan tujuan utama untuk menyebarluaskan temuan-temuan ilmiah di bidang Kebijakan Ekonomi, Manajemen dan akuntansi. Jurnal Capital diindeks oleh <a href="https://scholar.google.co.id/citations?hl=en&authuser=1&user=H3ph-jkAAAAJ">Google Scholar,</a> dan beberapa pengindeks lain</p>Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarangen-USJURNAL CAPITAL : Kebijakan Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi2723-1054ANALISIS MANAJEMEN RISIKO DALAM MENINGKATKAN KINERJA KEUANGAN PERBANKAN
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/337
<table> <tbody> <tr> <td width="413"> <p>Penelitian ini melihat bagaimana NPL, LDR, dan BOPO mempengaruhi Return on Assets. Dengan menggunakan data sekunder dari 35 sampel, analisis dilakukan melalui regresi linier berganda setelah melakukan uji asumsi klasik, yang mencakup normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi residual adalah normal dan tidak terdapat masalah multikolinearitas. Meskipun terdapat indikasi heteroskedastisitas pada LDR, hasil uji Glejser dan analisis scatter plot mengonfirmasi bahwa tidak ada masalah yang signifikan, sementara autokorelasi diatasi dengan metode Cochrane-Orcutt. Uji T menunjukkan bahwa LDR dan BOPO memiliki pengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan NPL tidak menunjukkan pengaruh yang sama. Secara simultan, uji F mengindikasikan bahwa NPL, LDR, dan BOPO secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap ROA, dengan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0.869, yang menunjukkan bahwa 86.9% variasi ROA dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan LDR dan BOPO dalam upaya meningkatkan profitabilitas.</p> <p> </p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>Laila Syifa Sari ArdiansyahWulan Budi Astuti
##submission.copyrightStatement##
2025-12-122025-12-127211710.33747/capital.v7i2.337PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, KEPERCAYAAN DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN ANGGOTA (Studi Kasus pada KSPPS BMT AL FATAA Ulujami Kabupaten Pemalang)
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/259
<table> <tbody> <tr> <td> <p>Kepuasan anggota mencerminkan tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan antara harapan dan kinerja layanan yang diterima sehingga mendorong terciptanya loyalitas dan keterikatan jangka panjang terhadap lembaga. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan, kepercayaan dan kualitas produk terhadap kepuasan anggota pada KSPPS BMT AL FATAA Ulujami Kabupaten Pemalang. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota KSPPS BMT AL FATAA Ulujami Kabupaten Pemalang dan sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 100 anggota. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Alat analisis dalam penelitian ini meliputi uji instrumen (uji validitas, uji reliabilitas), analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi), uji kelayakan model, regresi linier berganda, uji hipotesis melalui uji t dan uji F. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel kualitas pelayanan (X1) terhadap kepuasan anggota (Y) mempunyai nilai t hitung 5,803 ˃ t tabel 1,985 serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Variabel kepercayaan (X2) terhadap kepuasan anggota (Y) mempunyai nilai t hitung 4,734 > t tabel 1,985 serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Variabel kualitas produk (X3) terhadap kepuasan anggota (Y) mempunyai nilai t hitung 4,763 ˃ t tabel 1,985 serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil uji F (kelayakan model) nilai F hitung sebesar 46,843 > F tabel 3,09 dengan tingkat signifikan adalah 0,000 < 0,05 yang menunjukan bahwa variabel kualitas pelayanan, kepercayaan dan kualitas produk merupakan variabel layak dijadikan sebagai model penelitian. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) diperoleh sebesar 0,581 yang artinya 58,1 % kepuasan anggota dapat dijelaskan oleh variabel kualitas pelayanan, kepercayaan dan kualitas produk. Sedangkan sisanya sebesar 41,9 % di pengaruhi oleh beberapa faktor lainnya yang tidak tersedia dalam penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan anggota dia KSPPS BMT AL FATAA Ulujami Kabupaten Pemalang. Kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan anggota di KSPPS BMT AL FATAA Ulujami Kabupaten Pemalang. Kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan anggota di KSPPS BMT AL FATAA Ulujami Kabupaten Pemalang. Kualitas pelayanan, kepercayan dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap kepuasan anggota di KSPPS BMT AL FATAA Ulujami Kabupaten Pemalang. Saran dari hasil yang didapat oleh peneliti KSPPS BMT AL FATAA Ulujami Kabupaten Pemalang disarankan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga konsistensi dan integritas petugas, serta mengembangkan produk yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan anggota sehingga berefek meningkatnya kepuasan anggota.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Evinta Amalia NurhidayahNanda Joko SantosoFidyah Yuli Ernawati
##submission.copyrightStatement##
2025-12-112025-12-1172183410.33747/capital.v7i2.259PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR), FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR) TERHADAP RETURN ON ASSETS (ROA) DENGAN NON PERFORMING FINANCING (NPF) SEBAGAI VARIABEL MODERATING (STUDI PADA BANK UMUM SYARIAH YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA)
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/285
<table> <tbody> <tr> <td> <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Fenomena yang diulas dalam penelitian ini adalah adanya penurunan ROA yang merupakan tolak ukur dari kinerja perbankan. Selain itu masih adanya kesenjangan hasil dari penelitian terdahulu mengenai <em>Capital Adequacy Ratio</em> dan <em>Financing to Deposit Ratio</em> terhadap <em>Return On Assets</em>, maka penelitian ini menambahkan variabel <em>Non Performing Financing</em> sebagai variabel moderating. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan membuktikan secara empiris pengaruh <em>Capital Adequacy Ratio</em> dan <em>Financing to Deposit Ratio</em> terhadap <em>Return On Assets</em> serta untuk menganalisis dan membuktikan secara empiris pengaruh <em>Non Performing Financing</em> dalam memoderasi antara <em>Capital Adequacy Ratio</em> dan <em>Financing to Deposit Ratio</em> terhadap <em>Return On Assets</em></p> <p>Populasi dari penelitian ini adalah Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan jumlah sampel sembilan Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2009-2016. Alat analisis menggunakan Analisis Regresi Moderating.</p> <p>Hasil penelitian ini membuktikan bahwa <em>Capital Adequacy Ratio</em> tidak berpengaruh terhadap <em>Return On Assets</em>. <em>Financing to Deposit Ratio</em> berpengaruh signifikan terhadap <em>Return On Assets</em>. <em>Non Performing Financin</em>g dapat memoderasi pengaruh antara <em>Capital Adequacy Ratio</em> terhadap <em>Return On Assets</em>. <em>Non Performing Financing</em> tidak dapat memoderasi pengaruh antara <em>Financing to Deposit Ratio</em> terhadap <em>Return On Assets</em>.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Evinta Amalia NurhidayahFandil Fandil
##submission.copyrightStatement##
2025-12-112025-12-1172355210.33747/capital.v7i2.285BRAND IMAGE DAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI DETERMINAN MINAT BELI KONSUMEN
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/309
<p>Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh citra merek dan pemasaran digital terhadap niat pembelian Mixue di Kota Semarang. Populasi penelitian meliputi semua pelanggan Mixue di Semarang dengan jumlah yang tidak diketahui, dan teknik pengambilan sampel yang diterapkan adalah purposive sampling. Dengan menggunakan rumus Lemeshow, total 100 responden dipilih sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji kelayakan model, uji hipotesis, dan koefisien determinasi untuk menganalisis data. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa citra merek memiliki efek positif yang signifikan terhadap niat pembelian, ditunjukkan oleh th (5,678) > ttabel (1,984) dengan sig (0,000) < 0,05. Demikian pula, pemasaran digital secara signifikan mempengaruhi niat pembelian, dengan th (4,613) > ttabel (1,984) dan sig (0,000) < 0,05. Koefisien determinasi (R²) mencapai 0,586, menunjukkan bahwa citra merek dan pemasaran digital secara bersama-sama menyumbang 58,6% varians dalam niat beli, sementara 41,4% sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini. Hasil ini menunjukkan bahwa Mixue di Semarang perlu terus meningkatkan citra merek dan memperkuat strategi pemasaran digital dengan mengembangkan inovasi produk yang unik dan melibatkan konten media sosial untuk memperkuat perhatian konsumen dan mendorong niat beli yang lebih tinggi</p>Eko SasonoEndi IsnarnoIrgi Elsa Anggraeni
##submission.copyrightStatement##
2025-12-112025-12-1172536910.33747/capital.v7i2.309PERILAKU KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MAKANAN CEPAT SAJI
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/312
<table> <tbody> <tr> <td> <p>Riset dilaksanakan pada Hisana Fried Chicken-Cemani. Bertujuan mengungkapkan dampak serempak maupun mandiri faktor-faktor perilaku konsumen berupa faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi, faktor psikologis terhadap keputusan pembelian produk Hisana Fried Chicken-Cemani. Juga untuk mengungkapkan faktor yang paling berdampak terhadap pembelian produk pada gerai tersebut. Diaplikasikan metode penelitian kombinasi, gabungan metode kuantitatif dengan metode kualitatif. Data primer diperoleh melalui angket, observasi, wawancara mendalam. Pada Analisis Regresi Linier Berganda faktor pribadi dan faktor psikologis memiliki tanda koefisien regresi positif, sedangkan faktor budaya dan faktor sosial memiliki tanda negatif. Berdasarkan Anova tidak terungkap dampak serempak faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi, faktor psikologis terhadap keputusan pembelian produk Hisana Fried Chicken-Cemani. Hasil Uji t tidak terungkap dampak mandiri faktor budaya, faktor sosial, faktor pribadi, faktor psikologis terhadap keputusan pembelian produk Hisana Fried Chicken-Cemani. Observasi mendapati kenyataan konsumen berasal dari perkampungan Cemani sekitar lokasi Hisana Fried Chicken, sehingga faktor tempat paling berdampak terhadap keputusan pembelian. Dari wawancara mendalam juga terungkap bahwa faktor tempat yang paling berdampak terhadap keputusan pembelian produk Hisana Fried Chicken-Cemani. Temuan pada riset ini bukanlah faktor-faktor perilaku konsumen yang berdampak terhadap keputusan pembelian, melainkan tempat yang merupakan salah satu elemen bauran pemasaran yang paling berdampak terhadap pembelian produk Hisana Fried Chicken-Cemani.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Nina Dewi LashwatyIna Sholihah Widiati
##submission.copyrightStatement##
2025-12-112025-12-1172709010.33747/capital.v7i2.312PENGARUH PENGETAHUAN AKUNTANSI DAN PENGALAMAN USAHA TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI PADA PELAKU UMKM
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/313
<table> <tbody> <tr> <td> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan akuntansi dan pengalaman usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya kesadaran pelaku UMKM dalam memanfaatkan informasi akuntansi sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Faktor pengetahuan akuntansi dan pengalaman usaha diduga menjadi penyebab utama belum optimalnya penggunaan informasi akuntansi tersebut.</p> <p>Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausal komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku UMKM di Kecamatan Cepogo yang berjumlah 150 unit usaha, dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden yang dipilih menggunakan teknik <strong>simple random sampling</strong>. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan program <strong>SPSS</strong>.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa <strong>pengetahuan akuntansi tidak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan informasi akuntansi</strong> pada pelaku UMKM di Kecamatan Cepogo. Hal ini berarti bahwa tingkat pengetahuan akuntansi pelaku usaha belum menjadi faktor utama dalam penerapan informasi akuntansi. Sebaliknya, <strong>pengalaman usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan informasi akuntansi</strong>, yang menunjukkan bahwa semakin lama seseorang menjalankan usahanya, semakin baik pula kemampuan mereka dalam memanfaatkan informasi akuntansi untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.</p> <p>Koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar <strong>0,621</strong> menunjukkan bahwa variabel pengetahuan akuntansi dan pengalaman usaha mampu menjelaskan variasi penggunaan informasi akuntansi sebesar <strong>62,1%</strong>, sedangkan sisanya sebesar <strong>37,9%</strong> dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.</p> <p>Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pelaku UMKM dan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Boyolali untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan melalui pelatihan dan pendampingan dalam bidang akuntansi, sehingga informasi akuntansi dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pengambilan keputusan usaha.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Desyani PurwaningrumFandil Fandil, Mr.Dyah Nurul Bayu Pertiwi, Mrs.
##submission.copyrightStatement##
2025-12-112025-12-11729110410.33747/capital.v7i2.313PEGAWAI HEBAT LAHIR DARI LINGKUNGAN KERJA YANG MENDORONG DAN DISIPLIN YANG KUAT
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/314
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, (2) pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai, (3) pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, (4) dan pengaruh motivasi, lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai.</p> <p>Penelitian ini termasuk kedalam penelitian kausal asosiatif dengan menggunakan teknik Sampel jenuh (sensus). Subjek penelitian adalah pegawai Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Kendal sebanyak 31 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengujian instrumen menggunakan Uji Validitas dan Reliabilitas. Uji prasyarat analisis menggunakan Uji Asumsi Klasik meliputi Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, dan Uji Heteroskedastisitas. Teknik analisis data dengan regresi Linear Berganda, Koefisien Determinasi, Uji t dan Uji F.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai dengan nilai t hitung sebesar 4,016 lebih besar dari t table 1,70 dengan nilai signifikan 0,000 kurang dari 0,05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Kendal, dengan demikian H1 diterima. Artinya semakin baik motivasi kerja, maka akan semakin tinggi kinerja pegawai. (2) Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai dengan nilai t hitung sebesar 4,428 lebih besar dari t table 1,70 dengan nilai signifikan 0,002 kurang dari 0,05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Kendal, dengan demikian H2 diterima. Artinya semakin baik lingkungan kerja, maka akan semakin tinggi kinerja pegawai. (3) Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai dengan nilai t hitung sebesar 2,625 lebih besar dari t table 1,70 dengan nilai signifikan 0,017 kurang dari 0,05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Kendal, dengan demikian H3 diterima. Artinya semakin baik disiplin kerja, maka akan semakin tinggi kinerja pegawai.</p> <p>(4) Nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berada di bawah 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa motivasi, lingkungan kerja dan disiplin kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Kendal, sehingga H4 diterima</p> <p>Berdasarkan data hasil penelitian, manajemen masih perlu memperhatikan motivasi, lingkungan kerja dan disiplin kerja untuk dapat meningkatkan kinerja pegawai terutama dalam hal disiplin kerja, dimana nilai beta disiplin kerja paling rendah dibandingkan motivasi dan lingkungan kerja.</p>Tossy AryantoYOVITA MUMPUNI HARTARINI, Mrs.Siti Khayatun, Mrs.
##submission.copyrightStatement##
2025-12-112025-12-117210512010.33747/capital.v7i2.314IMPLIKASI SANKSI ADMINISTRASI KUP TERHADAP KEBERLANJUTAN MANAJEMEN KEUANGAN PERUSAHAAN
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/316
<p>Kepatuhan pajak adalah fondasi penerimaan negara, namun sanksi administrasi dalam Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) seringkali menjadi konsekuensi yang tidak terhindarkan bagi perusahaan. Sanksi ini, berupa denda, bunga, dan kenaikan, secara langsung memengaruhi arus kas, namun implikasi jangka panjangnya terhadap keberlanjutan manajemen keuangan sering terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual bagaimana sanksi administrasi KUP berdampak pada dimensi-dimensi keberlanjutan manajemen keuangan. Metode yang digunakan adalah studi literatur konseptual, yang mengidentifikasi dan merumuskan dimensi variabel penelitian berdasarkan kajian pustaka mendalam. Hasilnya adalah sebuah kerangka kerja konseptual yang memetakan implikasi sanksi tidak hanya pada likuiditas jangka pendek, tetapi juga pada manajemen risiko fiskal, perencanaan strategis, dan reputasi investasi perusahaan. Kesimpulannya, sanksi administrasi bukan hanya beban biaya, melainkan sebuah variabel risiko strategis yang harus diintegrasikan dalam model manajemen keuangan berkelanjutan untuk menjamin kelangsungan usaha jangka panjang.</p>Sylvanna Zahira Maharani
##submission.copyrightStatement##
2025-12-112025-12-117212112810.33747/capital.v7i2.316ANALISIS STRATEGI MANAJEMEN RESTO DAPUR JOGLO DALAM MENCIPTAKAN KEPUASAN PELANGGAN DAN MEMPERKUAT POSISI INDUSTRI KULINER
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/291
<p>Fenomena pesatnya pertumbuhan industry kuliner di Indonesia mendorong persaingan ketat, khususnya bagi restoran tradisional seperti Resto Dapur Joglo yang harus bersaing dengan restoran modern dan cepat saji serta menyesuaikan diri dengan tren digitalisasi layanan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen Resto Dapur Joglo dalam menciptakan kepuasan pelanggan dan memperkuat posisi di industry kuliner, dengan focus pada optimalisasi kekuatan internal dan pemanfaatan peluang eksternal. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui observasi, wawancara, kuesioner pelanggan, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan matriks SWOT, IFAS, dan EFAS untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Resto Dapur Joglo memiliki kekuatan Utama pada suasana nyaman, kualitas rasa, dan pelayanan personal (skor IFAS kekuatan 2,35), serta peluang besar pada digitalisasi layanan online dan ekspansi cabang (nilai EFAS tertinggi 0,54). Selisih skor IFAS sebesar 1,32 dan EFAS sebesar 0,31 menempatkan Resto Dapur Joglo pada posisi strategi agresif (kuadran I SWOT), sehingga disarankan untuk memaksimalkan kekuatan dan peluang yang ada melalui inovasi menu, promosi digital, serta efisiensi biaya operasional guna menghadapi persaingan dan meningkatkan kepuasan pelanggan</p>Ririn Fatmawati RirinSintya Gadis SherlyRisma NoviaLisa Sari
##submission.copyrightStatement##
2025-12-112025-12-117212914410.33747/capital.v7i2.291PERAN CITRA PERUSAHAAN, KUALITAS PELAYANAN DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP MINAT BELI ULANG PADA KONSUMEN ASTON PLUIT HOTEL & RESIDENCE DI JAKARTA
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/333
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra perusahaan, kualitas pelayanan dan persepsi harga terhadap minat beli ulang pada konsumen aston pluit hotel & residence di Jakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah <em>probability sampling</em> dengan teknik yang diambil yaitu <em>accidental </em><em>sampling</em>. Hasil uji t test diketahui untuk nilai t hitung citra perusahaan sebesar 7,868 > t-tabel 1,984, kemudian nilai t hitung kualitas pelayanan adalah 2,838 > t-tabel 1,984 dan nilai t hitung persepsi harga adalah -1,960 < t-tabel 1,984. Hasil pengujian kelayakan model dengan tingkat signifikan adalah 0,000 < 0,05, artinya model merupakan model yang layak atau fit untuk digunakan. Angka koefisien determinasi (<em>Adjusted R Square</em>) sebesar 0,863 berarti minat beli ulang dapat dijelaskan oleh citra perusahaan, kualitas pelayanan dan persepsi harga.</p>Jefri HeridiansyahAnya Aprillia ChristianaWahyudi WahyudiSri Wiranti Setiyanti
##submission.copyrightStatement##
2025-12-112025-12-117214515710.33747/capital.v7i2.333WORK LIFE BALANCE DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT. NASMOCO BAHTERA MOTOR JANTI
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/332
<p>Perusahaan harus mempertimbangkan tingkat kepuasan setiap karyawannya dikarenakan kepuasan merupakan salah satu faktor penting bagi perusahaan, karena kepuasan kerja merupakan kriteria dalam menentukan keberhasilan suatu perusahaan dalam memenuhi kebutuhan karyawannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh <em>work life balance</em>, lingkungan kerja dan kepemimpinan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Nasmoco Bahtera Motor Janti.</p> <p>Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Objek penelitian adalah karyawan PT. Nasmoco Bahtera Motor Janti. Jumlah sampel sebanyak 94 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunaka metode kuesioner, studi pustaka. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Statistik Deskriptif, Uji Asumsi Klasik, Uji Kelayakan Model, Regresi Linier Berganda, Uji t, Uji F.</p> <p>. Hasil uji t variabel <em>work life balance</em> tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Nasmoco Bahtera Motor Janti, dilihat dari t<sub>hitung</sub> pada variabel <em>work life balance</em> didapatkan nilai t<sub>hitung</sub> sebesar 1,745. Sedangkan nilai t<sub>tabel</sub> (a = 0,05, dk = n-k-1, dk = 94-3-1 = 90) sebesar 1,986. t<sub>hitung</sub> (1,745) < t<sub>tabel</sub> (1,986) (Ha ditolak dan Ho diterima). Variabel lingkungan kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Nasmoco Bahtera Motor Janti, dilihat dari t<sub>hitung</sub> pada variabel lingkungan kerja didapatkan nilai t<sub>hitung</sub> sebesar 4,382. Sedangkan nilai t<sub>tabel</sub> (a = 0,05, dk = n-k-1, dk = 94-3-1 = 90) sebesar 1,986. t<sub>hitung</sub> (4,382) > t<sub>tabel</sub> (1,986) (Ho ditolak dan Ha diterima) dan variabel kepemimpinan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Nasmoco Bahtera Motor Janti, dilihat dari t<sub>hitung</sub> pada variabel kepemimpinan didapatkan nilai t<sub>hitung</sub> sebesar 0,012. Sedangkan nilai t<sub>tabel</sub> (a = 0,05, dk = n-k-1, dk = 94-3-1 = 90) sebesar 1,986. t<sub>hitung</sub> (0,012) < t<sub>tabel</sub> (1,986) (Ha ditolak dan Ho diterima).</p> <p>Berdasarkan penelitian ini penulis memiliki beberapa saran untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan dengan menyiapkan sistem kerja, organisasi kerja yang disesuaikan dengan standar prosedur, lingkungan kerja dibuat agar lebih nyaman sehingga para pegawai dapat merasa lebih nyaman dan aman ketika berada dilingkungan kerja tersebut yang akan berdampak pada meningkatnya kepuasan kerja karyawan.</p>Natoil NatoilFidyah Yuli ErnawatiYolanda Ardestya LinanjungSiti Khayatun
##submission.copyrightStatement##
2025-12-112025-12-117215816910.33747/capital.v7i2.332SAAT REVIEW ONLINE MENENTUKAN: Citra Merek Dan Kualitas Produk Menggiring Konsumen Memutuskan Pembelian Skincare
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/331
<table> <tbody> <tr> <td width="413"> <p><strong><em>Abstraksi</em></strong><em>. </em></p> <p>Meningkatnya minat masyarakat terhadap produk <em>skincare</em> mendorong perusahaan untuk memperhatikan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Informasi yang beredar secara digital, citra merek, dan kualitas produk menjadi pertimbangan penting dalam menentukan pilihan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh <em>electronic word of mouth, brand image</em>, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk <em>skincare</em> Skintific di Kota Semarang.</p> <p>Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna <em>skincare</em> Skintific yang berdomisili di Kota Semarang, dengan jumlah populasi yang tidak diketahui. Jumlah sampel penelitian sebanyak 78 responden, yang ditentukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan 13 indikator penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert, dan analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui SPSS.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel <em>electronic word of mouth</em> tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi sebesar 0,673 (>0,05), nilai koefisien regresi sebesar 0,064, dan t hitung sebesar 0,424. Variabel <em>brand image</em> berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi 0,001 (<0,05), nilai koefisien regresi sebesar 0,545, dan t hitung sebesar 3,408. Variabel kualitas produk juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), nilai koefisien regresi sebesar 0,733, dan t hitung sebesar 5,749. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,697 menunjukkan bahwa variabel <em>brand image</em> dan kualitas produk mampu menjelaskan pengaruhnya terhadap keputusan pembelian sebesar 69,7%, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.</p> <p>Saran untuk penelitian selanjutnya adalah mempertimbangkan variabel lain yang dapat memengaruhi keputusan pembelian, menambah jumlah sampel, serta memperluas cakupan responden agar hasil penelitian lebih komprehensif.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>Rihan HafizniNatoil NatoilVinko Satria Pekerti
##submission.copyrightStatement##
2025-12-122025-12-127217018610.33747/capital.v7i2.331MEMBONGKAR PILIHAN GEN Z: Bagaimana Kualitas, Kesadaran Kesehatan, dan Harga Menentukan Kepuasan Pada Makanan Tradisional
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/329
<table> <tbody> <tr> <td> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <strong>kualitas produk</strong>, <strong>kesadaran kesehatan</strong>, dan <strong>harga</strong> terhadap <strong>kepuasan pembelian</strong> pada konsumen Gen Z dalam pembelian makanan tradisional di Kota Semarang. Fenomena meningkatnya kesadaran kesehatan pasca pandemi serta perubahan pola konsumsi menjadi dasar pentingnya penelitian ini. Sampel penelitian berjumlah <strong>100 responden</strong> Gen Z yang diperoleh melalui teknik purposive sampling, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner online. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS.</p> <p>Hasil pengujian regresi menunjukkan bahwa model penelitian layak digunakan, dibuktikan melalui uji simultan (F-test) yang menghasilkan nilai <strong>F hitung = 52,914 > F tabel = 2,70</strong> dengan signifikansi <strong>< 0,001</strong>, menandakan bahwa seluruh variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pembelian. Model juga memiliki kekuatan penjelas yang baik dengan nilai <strong>Adjusted R² = 0,611</strong>, yang berarti bahwa <strong>61,1%</strong> variasi kepuasan pembelian dapat dijelaskan oleh kualitas produk, kesadaran kesehatan, dan harga.</p> <p>Secara parsial, variabel <strong>kualitas produk</strong> tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pembelian. Hal ini dibuktikan dengan nilai <strong>t hitung = 0,940 < t tabel = 1,98498</strong> dan nilai signifikansi <strong>0,349 > 0,05</strong>, sehingga H1 ditolak. Sebaliknya, variabel <strong>kesadaran kesehatan</strong> memberikan pengaruh paling kuat dengan nilai <strong>t hitung = 6,807 > 1,98498</strong> dan signifikansi <strong>< 0,001</strong>, menandakan bahwa kesadaran kesehatan berperan penting dalam menciptakan kepuasan pembelian makanan tradisional pasca pandemi.</p> <p>Variabel <strong>harga</strong> juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pembelian, dengan nilai <strong>t hitung = 3,609 > 1,98498</strong> dan signifikansi <strong>< 0,001</strong>, sehingga H3 diterima. Selain itu, nilai koefisien regresi menunjukkan besar pengaruh masing-masing variabel terhadap kepuasan pembelian, yaitu <strong>kualitas produk (β = 0,046)</strong>, <strong>kesadaran kesehatan (β = 0,490)</strong>, dan <strong>harga (β = 0,197)</strong>. Temuan ini menegaskan bahwa kesadaran kesehatan dan persepsi harga yang kompetitif menjadi faktor dominan yang membentuk kepuasan pembelian Gen Z terhadap makanan tradisional di Kota Semarang.</p> <p> </p> </td> </tr> </tbody> </table>Daniel Grace ChristiawanRahmi YulianaIrya Nan Terasa
##submission.copyrightStatement##
2025-12-122025-12-127218720010.33747/capital.v7i2.329Pengaruh Kompetensi SDM, Penerapan Standar Akuntansi Dan Sistem Akuntansi Keuangan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada Koperasi Langgeng Jaya Abadi di Pati.
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/327
<table> <tbody> <tr> <td> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompetensi SDM, Penerapan Standar Akuntansi Dan Sistem Akuntansi Keuangan Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pada Koperasi Langgeng Jaya Abadi di Pati. Kualitas laporan keuangan merupakan hasil akhir dari proses kegiatan akuntansi yang mampu memberikan suatu informasi keuangan yang dapat dipahami oleh pemakai dan dapat digunakan untuk pengambilan keputusan dimasa yang akan datang.</em></p> <p><em>Populasi dalam penelitian ini adalah pendidik dan tenaga pendidikan yang mengelola keuangan di lingkungan </em><em>Koperasi Langgeng Jaya Abadi </em><em>Pati berjumlah 32 responden. Variabel independen penelitian ini kompetensi SDM (X<sub>1</sub>), penerapan standar akuntansi (X<sub>2</sub>) dan sistem akuntansi keuangan (X<sub>3</sub>). Sedangkan variabel dependennya adalah kualitas laporan keuangan (Y). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan teknik analisis dengan regresi berganda.</em></p> <p><em>Hasil penelitian menunjukkan variabel kompetensi SDM menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar </em><em>0,229 dengan nilai sig. sebesar 0,012, dengan demikian terbukti bahwa kompetensi SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, variabel penerapan sistem akuntansi menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar 1.0</em><em>3</em><em>5 dengan nilai sig. sebesar 0,000 dengan demikian terbukti bahwa penerapan sistem akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan dan variabel sistem akuntansi keuangan menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar 0.2</em><em>20</em><em> dengan nilai sig. sebesar 0,0</em><em>2</em><em>0, dengan demikian terbukti bahwa sistem akuntansi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> <p><em>Disarankan bagi Koperasi Langgeng Jaya Abadi Pati untuk meningkatkan kompetensi karyawan pengelola keuangan dalam mengelola dan menyajikan laporan keuangan. Hal tersebut dapat dilihat dari masih adanya karyawan yang memiliki ketrampilan dan pengetahuan rendah dalam bidang akuntansi, kemudian mengevaluasi penerapan standar akuntansi agar dalam membuat laporan keuangan dapat mengikuti standar-standar dan aturan yang berlaku di dalam akuntansi. Serta menyajikan informasi laporan keuangan secara wajar dan wajar adalah suatu kewajiban.</em></p>Sarastanto Aulia Heru PranotoSopi SopiFrida Widyawati Triasningrum
##submission.copyrightStatement##
2025-12-122025-12-127220121410.33747/capital.v7i2.327EVOLUSI DETEKSI KECURANGAN: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS PADA DOMAIN KEUANGAN, PERPAJAKAN, DAN BLOCKCHAIN
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/325
<table> <tbody> <tr> <td> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji evolusi metode deteksi kecurangan (<em>fraud detection</em>) dalam tiga domain strategis, yaitu keuangan, perpajakan, dan <em>blockchain</em>. Topik ini penting karena fraud tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga merusak kepercayaan publik serta menghambat stabilitas sistem ekonomi. Hipotesis dalam penelitian ini menyatakan bahwa pendekatan berbasis teknologi seperti machine learning dan data analytics dapat meningkatkan efektivitas deteksi fraud dibandingkan metode konvensional. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis (Systematic Literature Review/SLR) dengan menganalisis 6.294 artikel ilmiah primer yang dipublikasikan antara tahun 2019 hingga 2025. Analisis dilakukan secara tematik dan bibliometrik untuk mengidentifikasi tren dan kesenjangan riset. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan deteksi fraud telah bergeser dari model teoritis berbasis perilaku ke sistem analitik berbasis algoritma. Namun, integrasi antara pendekatan teknologi dan faktor perilaku masih terbatas. Penelitian ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai arah pengembangan sistem deteksi fraud dan merekomendasikan perlunya pendekatan multidisipliner yang menggabungkan aspek teknis, perilaku, dan kelembagaan. Temuan ini penting sebagai dasar penguatan sistem pengawasan dan tata kelola fraud di era digital.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Penta WidyartatiPancawati HardiningsihAriyani Indriastuti
##submission.copyrightStatement##
2025-12-122025-12-127221523110.33747/capital.v7i2.325DUKUNGAN REKAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA: KUNCI TUMBUHNYA SIKAP KEWARGAAN DI TEMPAT KERJA
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/324
<table> <tbody> <tr> <td> <p>Dukungan Dukungan rekan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam membentuk Perilaku Kewargaan Organisasional (PKO). Sementara itu, kepuasan kerja mencerminkan perasaan positif karyawan terhadap pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dukungan rekan kerja dan kepuasan kerja terhadap perilaku kewargaan organisasional.</p> <p>Penelitian dilakukan pada karyawan PLN ULP Bangsri dengan pendekatan sensus, sehingga seluruh populasi yang berjumlah 34 orang dijadikan sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antar variabel.</p> <p>Hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan rekan kerja berpengaruh signifikan terhadap PKO, dengan nilai t hitung sebesar 5,083 dan signifikansi 0,000. Kepuasan kerja juga berpengaruh signifikan terhadap PKO dengan nilai t hitung 5,828 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, keduanya memiliki pengaruh signifikan terhadap PKO dengan nilai F hitung sebesar 22,208 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,589 menunjukkan bahwa 58,9% variasi PKO dapat dijelaskan oleh dukungan rekan kerja dan kepuasan kerja.</p> <p>Berdasarkan temuan ini, organisasi disarankan untuk terus memperkuat dukungan antar rekan kerja dan menciptakan kondisi kerja yang memuaskan guna meningkatkan perilaku kewargaan organisasional.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Wahyudi WahyudiTossy AryantoYovita Mumpuni Hartarini
##submission.copyrightStatement##
2025-12-122025-12-127223224610.33747/capital.v7i2.324PELAYANAN BERKUALITAS DAN KEPERCAYAAN: KUNCI MEMBANGUN LOYALITAS NASABAH
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/323
<table width="621"> <tbody> <tr> <td width="435"> <p><strong><em>Abstraksi</em></strong><em>. </em></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Kepercayaan Terhadap Loyalitas Nasabah Bank BRI Unit Warungasem Di Kabupaten Batang. Loyalitas adalah komitmen pelanggan bertahan secara mendalam untuk berlangganan kembali.</p> <p>Populasi dalam penelitian ini adalah Nasabah Bank BRI Unit Warungasem dengan jumlah 956 nasabah dan sampel yang diambil mengunakan rumus slovin sebanyak 100 orang, Variabel bebas penelitian ini meliputi kualitas pelayanan (X1) kepercayaan (X2) sedangkan variabel terikatnya loyalitas nasabah (Y). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan bantuan perhitungan melalui aplikasi SPSS.</p> <p>Hasil pengujian yang diperoleh untuk variabel kualitas pelayanan diperoleh t hitung 2.016 > t tabel 1.66023 dengan tingkat signifikan 0.047< 0.05 Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh terhadap loyalitas nasabah Bank BRI Unit Warungasem, dan hasil pengujian yang diperoleh untuk variabel kepercayaan diperoleh t hitung 9.646 > t tabel 1.66023 dengan tingkat signifikan 0.000 < 0.05. Nilai koefisien determinasi yang dinotasikan dalam angka Adjusted R Square adalah sebesar 0.724 ini artinya sumbangan pengaruh variabel Kualitas Pelayanan (X1) dan Kepercayaan (X2) terhadap Loyalitas Nasabah (Y) dipengaruhi sebesar 72,4%. Dengan demikian 27,6% (100%-72,4%) dipengaruhi variabel lain yang mempengaruhi loyalitas nasabah seperti kepuasan nasabah, kenyamanan, lokasi dan lain-lain</p> <p>Saran untuk Bank BRI Unit Warungasem yaitu secara berkala, pengurus atau manajemen bank perlu menyiapkan program peningkatan pelayanan bank kepada para Nasabah dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan Loyalitas Nasabah Bank BRI Unit Warungasem. Misalnya dengan memberikan hadiah terhadap nasabah yang telah lama bergabung dan memberikan kontribusi kepada Bank, Menigkatkan sumbangan efektif terbesar yang mempengaruhi variabel Loyalitas Nasabah adalah variabel Kepercayaan Nasabah, maka hendaknya bank senantiasa menjaga kredibilitas dan meningkatkan mutu pelayanan bank agar nasabah Bank BRI Unit Warungasem selalu mendapatkan kepercayaan para nasabahnya.</p> </td> </tr> </tbody> </table>Ukie TukinahMoh TamrinBayu Sapta Adi Nugroho
##submission.copyrightStatement##
2025-12-122025-12-127224726410.33747/capital.v7i2.323Pengaruh Perceived Organization Support Dan Motivasi Kerja Terhadap Employee Engagement Studi pada PT. Reksa Finance Jakarta
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/346
<table> <tbody> <tr> <td> <p><em>Penelitian ini dilakukan di PT Reksa Finance Jakarta dengan tujuan menguji pengaruh perceived organizational support dan motivasi kerja terhadap employee engagement. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan temuan empiris pada penelitian sebelumnya, di mana beberapa studi menunjukkan pengaruh signifikan antara perceived organizational support dan motivasi kerja terhadap employee engagement, sementara studi lainnya tidak menemukan pengaruh yang signifikan. Perbedaan hasil tersebut menunjukkan adanya research gap yang perlu dikaji kembali, khususnya dalam konteks perusahaan jasa keuangan.</em></p> <p><em>Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Reksa Finance Jakarta yang berjumlah 53 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Metode analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi.</em></p> <p><em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived organizational support dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee engagement. Uji F membuktikan bahwa model penelitian layak digunakan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan dukungan organisasi dan motivasi kerja dapat memperkuat employee engagement, sehingga berimplikasi positif bagi keberlanjutan kinerja perusahaan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table>Fidyah Yuli ErnawatiKharisma PerdanaRokhmad BudiyonoSukarsono Sukarsono
##submission.copyrightStatement##
2026-01-062026-01-067226527710.33747/capital.v7i2.346Corporate Financial Characteristics and Effective Tax Rates: Evidence from Food and Beverage Firms in Indonesia
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/348
<p>Pajak merupakan sumber penerimaan negara yang penting, namun di sisi lain dipandang sebagai beban oleh perusahaan karena dapat mengurangi laba bersih. Perbedaan kepentingan tersebut mendorong perusahaan untuk melakukan perencanaan pajak, yang salah satunya tercermin melalui tarif pajak efektif (<em>effective tax rate</em>/ETR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran karakteristik keuangan perusahaan, yaitu profitabilitas, leverage, dan intensitas aset tetap, dalam menentukan tarif pajak efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan leverage berpengaruh positif terhadap tarif pajak efektif, sedangkan intensitas aset tetap berpengaruh negatif terhadap tarif pajak efektif. Temuan ini mengindikasikan bahwa karakteristik keuangan perusahaan berperan penting dalam praktik pengelolaan pajak. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan literatur perpajakan serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dan pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi perpajakan perusahaan.</p>marhamah marhamahAriyani Indriastuti
##submission.copyrightStatement##
2026-01-092026-01-097227828810.33747/capital.v7i2.348EFFICIENCY OF CASH TURNOVER, INVENTORY, AND RECEIVABLES: THE SECRETS BEHIND THE PROFITABILITY LEVEL OF FOOD AND BEVERAGE COMPANIES
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/318
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perputaran kas, perputaran persediaan, dan perputaran piutang terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2023. Profitabilitas menjadi indikator penting yang mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari seluruh sumber daya yang dimiliki. Faktor-faktor seperti pengelolaan kas, persediaan, dan piutang sebagai bagian dari modal kerja sangat menentukan efektivitas operasi dan pencapaian keuntungan perusahaan.</em></p> <p><em>Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 12 perusahaan dengan total 36 data observasi selama periode 2020–2023. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan program SPSS versi 26 serta diuji dengan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi.</em></p> <p><em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial perputaran kas tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai signifikansi sebesar 0,050 > 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan perputaran kas belum tentu meningkatkan laba perusahaan karena kas dapat digunakan untuk menutup biaya operasional jangka pendek. Variabel perputaran persediaan berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai signifikansi sebesar 0,010 < 0,05, yang berarti semakin tinggi tingkat perputaran persediaan maka semakin besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Sedangkan perputaran piutang berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 < 0,05, menunjukkan bahwa semakin cepat perputaran piutang maka semakin baik efektivitas perusahaan dalam mengelola arus kas dan meningkatkan laba.</em></p> <p><em>Secara simultan, variabel perputaran kas, perputaran persediaan, dan perputaran piutang berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai Fhitung sebesar 4,577 dan signifikansi 0,009 < 0,05. Koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,235 menunjukkan bahwa 23,5% variasi profitabilitas dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 76,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian seperti likuiditas, leverage, ukuran perusahaan, dan efisiensi biaya produksi.</em></p> <p><em>Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada perusahaan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan dan piutang karena terbukti memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan profitabilitas. Bagi investor, hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan dalam menilai kinerja keuangan perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi. Sementara bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk menambah variabel lain seperti likuiditas, ukuran perusahaan, atau leverage agar dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif terhadap faktor-faktor yang memengaruhi profitabilitas.</em></p>Mochamad ArifZumrotun NafiahFrida Widyawati Triasningrum
##submission.copyrightStatement##
2026-01-202026-01-207228930410.33747/capital.v7i2.318DETERMINASI PROFITABILITAS BANK UMUM DI INDONESIA : PERAN CAPITAL ADEQUACY RATIO, NON-PERFORMING LOAN, DAN LOAN TO DEPOSIT RATIO
http://www.capital.stiesemarang.ac.id/index.php/capital/article/view/354
<p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US" style="font-family: 'Times New Roman',serif;">Return on Asset (ROA) merupakan indikator utama dalam menilai profitabilitas dan kinerja keuangan perbankan, karena mencerminkan kemampuan bank dalam mengelola seluruh asetnya untuk menghasilkan laba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <strong><span style="font-weight: normal;">Capital Adequacy Ratio (CAR)</span></strong><strong>, </strong><strong><span style="font-weight: normal;">Non-Performing Loan (NPL)</span></strong><strong>, </strong>dan <strong><span style="font-weight: normal;">Loan to Deposit Ratio (LDR)</span></strong> terhadap profitabilitas bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024.</span></p> <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US" style="font-family: 'Times New Roman',serif;">Populasi penelitian mencakup seluruh bank umum yang terdaftar di BEI selama periode pengamatan, dengan jumlah 47 bank. Penentuan sampel dilakukan menggunakan metode <strong><span style="font-weight: normal;">purposive sampling</span></strong>, sehingga diperoleh 17 bank dengan total 51 observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah <strong><span style="font-weight: normal;">regresi linier berganda</span></strong><strong>.</strong></span></p> <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US" style="font-family: 'Times New Roman',serif;">Hasil penelitian menunjukkan bahwa <strong><span style="font-weight: normal;">Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh signifikan terhadap Return on Asset (ROA)</span></strong><strong>.</strong> Sementara itu, <strong><span style="font-weight: normal;">Non-Performing Loan (NPL)</span></strong> dan <strong><span style="font-weight: normal;">Loan to Deposit Ratio (LDR)</span></strong> tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar <strong><span style="font-weight: normal;">16,6%</span></strong><strong>,</strong> yang menunjukkan bahwa variasi profitabilitas bank dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.</span></p> <p style="margin: 0cm; text-align: justify;"><span lang="EN-US" style="font-family: 'Times New Roman',serif;">Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan kecukupan modal secara optimal dalam meningkatkan profitabilitas perbankan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen bank dalam merumuskan strategi pengelolaan modal dan kinerja keuangan secara berkelanjutan.</span></p>Wachidah FauziyantiLayla Asti Aisya An Nafi’a
##submission.copyrightStatement##
2026-02-032026-02-037230532010.33747/capital.v7i2.354